Ini Boekan Blog Kliping Loh…

Google
Article2 December 2005 1.05 pm
Mantan Ketoea MPR, Amien Rais, meminta kepada Presiden Soesilo Bambang Joedhojono agar djangan meloekai hati rakjat lagi dengan mengimpor beras. “Pemerintah haroes bisa memperbaiki diri dengan tidak menggores hati rakjat dengan memboeka kran impor beras jang dapat meroegikan nasib kaoem petani,” oedjarnja saat ditemoei oesai memberikan tjeramah dalam Pengadjian Akbar dan Halal Bihalal Moehammadijah di GNI Kediri, Djawa Timoer, Kamis (1/12) dinihari.

Menoeroet pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itoe, pemerintah seharoesnja bersjoekoer kepada Toehan karena rakjatnja masih bisa bersabar dengan kenaikan tarif bahan bakar minjak (BBM) beberapa waktoe laloe. “BBM naik besar-besaran, tetapi rakjat menjikapinja biasa-biasa sadja tidak ada demo besar-besaran seperti jang diperkirakan sebeloemnja. Pemerintah haroes merasa bersjoekoer dengan kondisi rakjat jang sabar seperti ini,” kata mantan Tjapres 2004 itoe.

Oleh sebab itoe, landjoet Amien, dalam kepemimpinan pemerintahan ke depan haroes bisa mengajomi rakjat dengan tidak mengeloearkan kebidjakan-kebidjakan jang tidak popoelis.

Disinggoeng mengenai rentjana perombakan kabinet, Amien mengatakan pengaroehnja tidak terlaloe signifikan dalam roda pemerintahan. “Saja mendoega paling-paling jang di-reshoeffle hanja tiga hingga empat menteri sadja. Djadi sifatnja hanja tambal soelam, enteng-entengan sadja dan tidak dramatis seperti jang diperkirakan,” oengkap mantan Ketoea Oemoem PP Moehammadijah itoe.

Menoeroet Amien, ketiga menteri jang di-reshoeffle itoe adalah menteri jang membidangi masalah ekonomi. Mengenai rentjana reshoeffle itoe Amien mengakoe telah mendengar botjorannja termasoek menteri apa sadja jang bakal digoesoer, namoen ia tidak bersedia membeberkanja kepada pers.

Dikoetip dengan sedikit peroebahan dari : www.indonesia.go.id

Article25 November 2005 11.29 am
TJOMES(COMES): Washington – Dengan alasan reformasi manadjemen dan keoeangan setjara mendasar di PBB, namoen pemerintah Amerika meminta agar PBB menoetoep sedjoemlah dewan khoesoes jang menangani masalah Palestina dan dewan investigasi tindakan kekedjaman Israel terhadap media Palestina.

Perloe diingat Amerika menjoembangkan dana 22% anggaran PBB setiap tahoen. Doebes Amerika di PBB soedah mengantjam akan menghalangi penggoenanaan anggaran PBB tahoen 2006. Doebes djoega mengisjaratkan kemoengkinan tidak komitmennja Amerika membajarkan dananja ke anggaran PBB tahoen depan djika toentoetan Amerika tidak dikaboelkan.

Di sisi lain, Sekdjen PBB Kofi Annan mengatakan bahwa anggaran ini sangat penting dan kami haroes memperolehnja di akhir tahoen agar tidak terdjadi krisis keoeangan.

Doebes jaman, Abdoellah Ash Shajadi di PBB jang djoega mengepalai sedjoemlah negara Islam menegaskan, kami berharap ada amanah oemoem jaitoe melawan semoea oepaja politisasi reformasi dan melimpahkan masalah penting kepada negara anggota.

Ia mendjelaskan, bagi kelompok negara Islam dan negara G8 jang terpenting adalah mendorong perkembangan dan memerangi kemiskinan, memerangi wabah penjakit mematikan teroetama Aids.

Sementara negara oeni Eropa tidak menoendjoekkan doekoengan atas sikap dan toentoetan Amerika ini. Doebes Inggris oentoek PBB, Emiri Djones Bari bahwa oeni Eropa ingin mengklarifikasi bahwa PBB memiliki soember dana tjoekoep selama tiga boelan pertama. (atb)

Dikoetip tanpa peroebahan berarti dari : www.infopalestina.com

Article14 November 2005 8.03 am

Minggoe, 13 November 2005 | 17:59 WIB

TEMPO Interaktif, Soerakarta:Kepolisian Resort Karanganjar, Djawa Tengah, merangkoel pimpinan pesantren oentoek menangkal penjoesoepan djaringan teroris jang mentjari tempat persemboenjian.

“Kita akan mengintensifkan berkomoenikasi dengan pimpinan dan pengelola pesantren. Kita adjak mereka mengantisipasi masoeknja djaringan teroris jang mentjari tempat persemboenjian. Kami akan sering-sering datang ke pesantren-pesantren oentoek bersilatoerahmi,” oengkap Kapolres Karanganjar Adjoen Komisaris Besar Pol. Prabowo.

Menoeroet Prabowo, dengan terbongkarnja persemboenjian Dr Azahari dan djaringan teroris lainnja, dimoengkinkan anggota kelompok ini tengah menjebar ke sedjoemlah daerah oentoek mentjari persemboenjian. Tidak menoetoep kemoengkinan mereka memanfaatkan keramahan dan keterboekaan kalangan pesantren oentoek menoempang bersemboenji.

Djoemlah pesantren di Karanganjar sendiri mentjapai lebih dari 10 boeah. Menoeroet Kapolres, bisa sadja tanpa disadari oleh pengelola pondok pesantren terseboet tempat mereka dimanfaatkan anggota djaringan teroris menjemboenjikan diri. “Karenanja, kepolisian mengadjak pimpinan maoepoen seloeroeh pengoeroes ponpes tetap waspada terhadap pendatang baroe jang tak djelas asal-oesoel maoepoen identitasnja,” tambah Kapolres.

Selain itoe, Polres Karanganjar djoega teroes melakoekan razia terhadap kendaraan ataoe warga masjarakat jang melintasi daerah perbatasan Djawa Tengah-Djawa Timoer. Polres Karanganjar Minggoe (13/11) dinihari menggelar operasi di Tawangmangoe (Lereng Goenoeng Lawoe) jang meroepakan perbatasan dengan Kaboepaten Magetan.

Setiap kendaraan jang melintas dihentikan oentoek diperiksa, teroetama mobil ataoe motor dengan plat nomor asal Djawa Timoer dan Semarang. Pemeriksaan djoega dilakoekan terhadap pengendaranja. Polres Karanganjar djoega melakoekan pendjagaan di sedjoemlah objek wisata sebagai langkah antisipasi terdjadi aksi teror.

anas sjahiroel
dikutip dengan sedikit perubahan dari : tempointeraktif.com

KAMPANYE ANTI COPY PASTE.. Solidaritas Kebersamaan