Mantan Ketoea MPR, Amien Rais, meminta kepada Presiden Soesilo Bambang Joedhojono agar djangan meloekai hati rakjat lagi dengan mengimpor beras. “Pemerintah haroes bisa memperbaiki diri dengan tidak menggores hati rakjat dengan memboeka kran impor beras jang dapat meroegikan nasib kaoem petani,” oedjarnja saat ditemoei oesai memberikan tjeramah dalam Pengadjian Akbar dan Halal Bihalal Moehammadijah di GNI Kediri, Djawa Timoer, Kamis (1/12) dinihari.

Menoeroet pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itoe, pemerintah seharoesnja bersjoekoer kepada Toehan karena rakjatnja masih bisa bersabar dengan kenaikan tarif bahan bakar minjak (BBM) beberapa waktoe laloe. “BBM naik besar-besaran, tetapi rakjat menjikapinja biasa-biasa sadja tidak ada demo besar-besaran seperti jang diperkirakan sebeloemnja. Pemerintah haroes merasa bersjoekoer dengan kondisi rakjat jang sabar seperti ini,” kata mantan Tjapres 2004 itoe.

Oleh sebab itoe, landjoet Amien, dalam kepemimpinan pemerintahan ke depan haroes bisa mengajomi rakjat dengan tidak mengeloearkan kebidjakan-kebidjakan jang tidak popoelis.

Disinggoeng mengenai rentjana perombakan kabinet, Amien mengatakan pengaroehnja tidak terlaloe signifikan dalam roda pemerintahan. “Saja mendoega paling-paling jang di-reshoeffle hanja tiga hingga empat menteri sadja. Djadi sifatnja hanja tambal soelam, enteng-entengan sadja dan tidak dramatis seperti jang diperkirakan,” oengkap mantan Ketoea Oemoem PP Moehammadijah itoe.

Menoeroet Amien, ketiga menteri jang di-reshoeffle itoe adalah menteri jang membidangi masalah ekonomi. Mengenai rentjana reshoeffle itoe Amien mengakoe telah mendengar botjorannja termasoek menteri apa sadja jang bakal digoesoer, namoen ia tidak bersedia membeberkanja kepada pers.

Dikoetip dengan sedikit peroebahan dari : www.indonesia.go.id