TJOMES(COMES): Washington – Dengan alasan reformasi manadjemen dan keoeangan setjara mendasar di PBB, namoen pemerintah Amerika meminta agar PBB menoetoep sedjoemlah dewan khoesoes jang menangani masalah Palestina dan dewan investigasi tindakan kekedjaman Israel terhadap media Palestina.

Perloe diingat Amerika menjoembangkan dana 22% anggaran PBB setiap tahoen. Doebes Amerika di PBB soedah mengantjam akan menghalangi penggoenanaan anggaran PBB tahoen 2006. Doebes djoega mengisjaratkan kemoengkinan tidak komitmennja Amerika membajarkan dananja ke anggaran PBB tahoen depan djika toentoetan Amerika tidak dikaboelkan.

Di sisi lain, Sekdjen PBB Kofi Annan mengatakan bahwa anggaran ini sangat penting dan kami haroes memperolehnja di akhir tahoen agar tidak terdjadi krisis keoeangan.

Doebes jaman, Abdoellah Ash Shajadi di PBB jang djoega mengepalai sedjoemlah negara Islam menegaskan, kami berharap ada amanah oemoem jaitoe melawan semoea oepaja politisasi reformasi dan melimpahkan masalah penting kepada negara anggota.

Ia mendjelaskan, bagi kelompok negara Islam dan negara G8 jang terpenting adalah mendorong perkembangan dan memerangi kemiskinan, memerangi wabah penjakit mematikan teroetama Aids.

Sementara negara oeni Eropa tidak menoendjoekkan doekoengan atas sikap dan toentoetan Amerika ini. Doebes Inggris oentoek PBB, Emiri Djones Bari bahwa oeni Eropa ingin mengklarifikasi bahwa PBB memiliki soember dana tjoekoep selama tiga boelan pertama. (atb)

Dikoetip tanpa peroebahan berarti dari : www.infopalestina.com